assalamualaikum wr.wb.
segala puji sukur bagi Allah yang telah memberikan kepada kita nikmat yang tiada ternilai sampai saat ini kita masih diberi nikmat umur,nikmat,sehat yang lebih utama nikmat iman dan islam yang masih melekat dihati kita dan tak lupa solawat serta salam semoga tetap dilimpahkan kepada junjunan kita habibana wanabiyana muhamad saw sebagai utusan dan nabinya yang terpilih, kepada para sahabatnya dan semua umatnya.

pada kesempatan ini saya akan membahas tentang siksa kubur sebagai nasihat kepada diri saya juga kepada ihwan muslim jemaah yang saat ini hadir di majlis ini mengingatkan agar kita punya pedoman bahwa setelah kehidupan dunia kita akan menghadapi kehidupan dialam kubur dan kita akan menghadapi pencabutan roh.

Rosullullah saw. bersabda.
sesungguhnya ketika orang yang beriman menghadapi sakaratul maut ia didatangi oleh malaikat yg membawa kain sutra yang didalamnya terdapat minyak kasturi dan berbagai macam harum-haruman. Malaikat itu mencabut rohnya bagai mengambil rambut dari adonan dan dikatakan “wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada allah dengan hati yang rido dan diridoi menuju rahmat dan keridoan allah ta’ala setelah roh itu dikeluarkan dari jasadnya lantas diletakan diminyak kasturi dan harum-haruman tadi kemudian sutra itu dilipat dan dibawa kesurga illiyin. Sedangkan orang kafir, ketika sakaratul maut didatangi malaikat yang membawa lembaran kain dari bulu yang didalamnya terdapat bara. malaikat mencabut rohnya dengan tarikan keras dan dikatakan kepadanya ” wahai jiwa yang jahat, keluarlah kamu kepada tuhanmu dengan penuh amarah dan dimarahi menuju kehinaan dan siksaan Allah. setelah roh itu dikeluarkan {dari jasadnya). lantas diletakan pada bara itu yang mengeluarkan suara mendidih, lantas kain itu dilipat dan dibawa (keneraka) sijji. na’udzubillah
kita bisa membedakan bahwa diwaktu sakaratul maut kita mungkin pernah melihat orang yang sulit sekali bahkan merasakan sakit yang luar biasa dan ada juga ketika sakartul maut kelihatan tenang disitu kita bisa membedakan mungkin diwaktu hidupnya tergantung dari amalnya. perlu kita ketahui bahwa alam kubur adalah tempat pertama untuk menentukan kita, menentukan kita akan selamat atau akan celaka, kita akan masuk surga atau neraka sebagaimana rosulullah saw bersabda :
“kubur itu adalah pos (tempat pemberhentian) pertama dan pos akhirat, apa bila seseorang selamat dari pos pertama; maka pos berikutnya akan mudah dilalui, maka apabila seseorang tidak selamat di pos pertama itu, maka pos berikutnya akan lebih berat.
jadi siapa yang bebas dari siksa kubur maka tahap selanjutnya insya allah selamat terbebas dari siksa berikutnya.
apabila kita ingin terbebas dari siksa kubur kita hendaklah berbuat amal kebaikan semasa kita hidup di dunia mengerjakan perintah allah menjauhi segala apa yang dilarangnya, kita semua tahu hidup didunia ini hanya sementara, umpama kita merantau kesebuah negri pastilah kita akan kembali ke rumah kita dan sampai dirumah kita pasti ditanya apa yang kamu dapat dari hasil rantauan kamu selama ini. kita tadinya dari allah maka akan kembali kepadanya dan akan ditanyakan apa yang kita bawa selama kita hidup didunia.
dari abu hurairah bahwa nabi saw bersabda : ” tidak ada dari mayit yg meninggal dunia melainkan mendengkur dan bisa didengar oleh semua binatang yg ada disitu kecuali manusia karena seandainya manusia mendengarnya niscaya ia akan pingsan, apabila mayit itu baik, maka ia berkata cepat antarkan, seandainya kamu mengetahui kebaikan yg ada didepanku niscaya kamu akan cepat-cepat mengantarkan aku sedangkan apa bila mayit itu tidak baik maka ia berkata jangan cepat-cepat mengantarkan aku, seandainya kamu mengetahui kejelekan yg ada di depanku, niscaya kamu tidak akan cepat-cepat mengantarkan aku. ketika ia telah ditimbun didalam kuburnya, maka ada dua malaikat yg hitam kebiru-biruan datang kepadanya ketika dua malaikat itu datang kepadanya dari arah kepalanya, salatnya (salat yang ia lakukan sewaktu hidup didunia) berkata, jangan datangi lewat arahku ini karena banyak malam yg ia lalui dengan jaga(mengerjakan solat malam) karena takut pada tempat pembaringan ini. kemudian ketika didatangi dari arah kedua kakinya, baktinya kepada orang tuanya datang dan berkata jangan datangi dari arahku ini karena ia suka berusaha dari bersusah payah karena takut kepada pembaringan ini. kemudian ketika didatangi dari arah kanannya sedekahnya berkata janganlah didatangi dario arahku ini karena ia suka bersedekah karena takut kepada pembaringan ini. kemudian didatangi dari arahkirinya puasanya berkata janganlah didatangi dari arahku ini karena ia biasa lapar dan haus karena takut kepada tempat pembaringan ini. kemudian ia dibangunkan sebagai mana dibangunkanya orang yang sedang tidur lantas ditanyakan kepadanya bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mengerjakan tujuan kamu diciptakan ? mayit itu bertanya, siapakah dia? kemudian dijawab, muhammad saw. mayit itu lantas berkata, saya bersaksi bahwa dia adalah utusan allah. dua malaikat itu berkata, kamu hidup dalam keadaan ber iman dan matipun dalam keadaan beriman. kemudian kuburnya dilapangkan dan dihamparkan baginya segala kemurahan Allah ta’ala. masya allah.
kita memohon pertolongan dan perlindungan kepada allah, semoga kita dijauhkan dari keinginan yg sesat dan menyesatkan serta semoga dijauhkan dari siksa kubur,
oleh karena itu, setiap muslim wajib mohon perlindungan dan mempersiapkan diri dengan mengerjakan amal soleh sebelum masuk ke liang kubur. Amal-amal soleh itu harus kita kerjakan selama kita masih didunia ini, karena bila sudah masuk ke liang kubur, maka meskipun kita berangan-angan agar kita di ijinkan kembali kedunia untuk mengerjaklan amal soleh, tidak akan diberi izin dan tetap berada didalam kerugian dan kenistaan. setiap orang yg berakal sehat seharuusnya berfikir dan merenungkan keadaan orang-orang yg sudah mati, karena orang-orang yg sudah mati itu berangan-angan untuk bisa mengerjakan solat dua rakaat,di izinkan untuk sekali lagi membaca kalimat tiyyibah,membaca tasbih barang satu kali saja namun tidak diizinkan.

Dan barang siapa yang berpaling dari peringatanku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yg sempit, dan kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta. {Qs.Thaha: 124 }
Akhirnya semoga allah memberikan kemudahan kepada kita dan segenap kaum muslimin dan muslimat dalam sakaratul maut, serta menjauhkan kita dari siksa kubur. kabulkanlah do’a kami, wahai dzat yang maha pengasih. dia adalah dzat yg mencukupi kita dan dia adalah sebaik-baik tempat berlindung. tidak ada daya dan kekuatan melainkan atas pertolonan allah yang maha tinggi lagi maha luhur. wabilahitopiqwalhidayah warido wal inayah wasamualaikum wr.wb