Diri sendirilah yang sesungguhnya yang acapkali menjerumuskan seseorang kedalam bahaya, karena manusia menyimpang dari petunjuk allah swt. Hal ini yang harus dibayar mahal oleh manusia dalam kehidupannya didunia
Salah satu yang akan menimpa diri manusia sendiri adalah ketika ia membuka pintu yang akan menghubungkannya dengan setan dan jin yang jahat yang satu dengan yang lainnya.

Ada beberapa jalan masuk setan yang sangat berbahaya , jika jalan itu terbuka maka jin dan setan dapat menguasai diri manusia. Jalan berbahaya tersebut dapat dikelompokan sebagai berikut:

1. Godaan .
yakni was-was yang berbahaya yang kadang – kadang menghantarkan manusia pada keraguan dan kerusakan aqidah. Oleh karena itu allah swt berfirman :
“ ketika kamu ditimpa suatu godaan syetan maka berlindunglah kepada allah. Sesungguhnya alah maha mendengar lagi maha mengetahui. “
(QS : Al- A’raf [7]: 200)

2. Bisikan setan.
Yakni penguasaan setan atas diri manusia dengan membuatnya tidak sadar. Rosulullah saw selalu memohon perlindungan kepada allah swt dari godaan seperti ini.
Beliau menjelaskan makna “ godaan tersebut dengan “ sesuatu yang mematikan yang dapat menimpa anak adam “. Yakni kondisi kesurupan saat jin masuk kedalam diri seseorang. Terhadap bahaya ini, allah swt memperingati dengan firmannya :
“ katakanlah ya tuhanku, aku berlindung kepadamu dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung pula kepadamu, wahai tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku “ (Qs: Al-mukminun [23]:97-98).

3. Tiupan.
Yakni takabur dan pongah serta menyombongkan diri terhadap makhluk-mahkluk allah swt lainnya. Ini yang sangat mudah bagi setan-setan yang kuat.

4. Hembusan.
Yaitu syair yang buruk, atau ucapan-ucapan yang kotor yang biasa digunakan sastrawan untuk membangkitkan naluri dan bukan emosi (keindahan) dengan syair-syair tersebut mereka mengobarkan birahi dan bukan menonjolkan keindahan isi syair.

5. Kehadiran jin atau setan.
Yaitu hadirnya setan dirumah-rumah yang dapat menghilangkan berkah dan menyebabkan malaikat enggan datang seperti lazimnya.

6. Sentuhan setan.
Yaitu bisikan setan yang sampai pada tingkat berbahaya, setan berusaha untuk menguasai diri seseorang untuk beramal buruk.

7. Kesenangan jin atau setan.
Contoh ysng paling baik tentang hal ini adalah tukang-tukang sihir yang mendatangkan setan mendapatkan kesenangan satu sama lain. Seperti orang yang suka membuat sesaji dll, namun akibat buruknya, tentu saja pada tukang sihi.

8. Was-was.
Yaitu pendamping atau qorin atau sahabat jahat manusia. Ia ada secara nyata pada manusia yang berusaha memperlihatkan kebatillan sebagai suatu yang menarik untuk dikerjakan,
Terhadap jenis ini allah swt berfirman
“sesungguhnya setan itu membisikan kepada kawan-kawanya agar mereka membantah kamu”
(Qs: Al-An’am : 121)

9. Hasutan.
Mereka setan – setan mengobarkan rasa benci terhadap islam dan kaum muslimin, menghalalkan pelecehan terhadap hal-hal yang disucikan, membolehkan pertumpahan darah, dan merampas harta-harta mereka

10. Turunya setan.
Hal ini terjadi saat bersangkutan lalai dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran agama serta senang melakukan kebohongan dan kesesatan. Atau mengucapkan kalimat-kalimat yang menyebabkan kekafiran.

11. Mengobarkan hawa nafsu
Yaitu pengaruh setan dalam diri manusia yang selalu mendorong untuk memperturutkan hawa nafsu dan sahwatnya.

12. Lupa.
Yaitu jenis was-was yang gelap dan menyihir. Gambaran jalan masuk setan ini adalah tiba – tiba saja hati ini ingin melakukan hal yang buruk, atau lupa jumlah rokaat dalam shalat.

Semoga penjelasan tersebut walau hanya sedikit dan singkat mudah – mudahan ada manfaatnya dan kita bisa mawas diri dan berfikir adakah ciri diantara sekian banyak pintu setan yang sifatnya ada di diri kita.

Semoga allah memberi taufiq hidayah rido dan inayahnya kepada kita sehingga kita menjadi orang yang beriman dan iman kita tetap naik, sebagaimana kita makhluk allah yang dituntut memerangi musuh kita yang nyata yaitu setan semoga allah mengutuknya dan terkutuk!

Al Ustd Anwar s